Jumat,24 Mei 2013
Ilmu Kewirausahaan dapat diterapkan dalam kehidupan.
Pengertian Wirausaha
Wira: utama,gagah berani, luhur; Swa: sendiri; Sta: berdiri; Usaha:kegiatan produktif dari asal kata tersebut,wirasuasta pada mulanya ditunjukanpada orang-orang yang dapat berdiri sendiri. Di Indonesia kata wiraswasta sering diartikan sebagai orang-orang yang tidak bekerja pada sektor pemerintah yaitu: para pedagang,pengusaha,dan orang-orang yang bekerja diperusahaan swasta,sedangkan wirausahawan adalah orang-orang yang mempunyai usaha sendiri.
Hisrich,Peters danSheperd mendefinisikan: "Kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang baru pada nilai menggunakan waktu dan upaya yang diperlukan, menanggung risiko keuangan,fisik,serta risiko sosial yang menguringi,menerima imbalan moneter yang dihasilkan,serta kepuasan dan kebebasan pribadi".
Kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai berikut:"Wirausaha usaha merupakan pengambila risiko untuk menjalankan usaha sendiri dengan memenfaatkan peluang-peluang untuk menciptakan usaha baru atau dengan pendekatan yang inofatif sehingga usaha yang dikelola berkembang menjadi besar dan mandiri dalam menghadapi tangtangan-tantangan persainagan (Nasrullah Yusuf,2006).
Kata Kunci dari Kewirausahaan adalah:
1. Pengambilan resiko
2. Menjalankan usaha sendiri
3. Memanfaatkan peluang-peluang
4. Menciptakan usaha baru
5. Pendekatan yang inovatif
6. Mandiri (misal; tidak bergantung pada bantuan pemerintah)
Pengusaha, Wirausaha,dan Penemu
Tidak semua pengusaha adalah Wirausahawan. Sebagai contoh seorang pengusaha dan pemilik yang karena ia memiliki saham di suatu perusahaan dan ,meiliki koneksi tertentu dengan pejabat pemerintah sehingga ia memperoleh Fasilitas-fasilitas istimewa baik dalam memenangkan tender amupun kemudahan dalam perijinan bukanlah seorangf wirwusahawan.Orang tersebut tidak lebih hanyalah seorang pengusagha/ pedagang.Kita dapat mengambil contoh pengusaha air minum dalam kemasan dengan merk Aqua, Bapak Tirto Utomo. Dia dapat dikatakan seorang seorang wirausahawan karena ia melakukan terobosan dalam usaha baru air minum dalam kemasan yang pada saat itu dikuasai oleh air minumanbersoda dan beralkohol. Pada awal berdirinya perusahaan Aqua banyak orang mempertanyakan mengapa air tawar diperjusl belikan yang biasanya di Indonesia dapat diminta dengan geratis, tetapi usaha tersebut ternyata berhasil bahkan kini banyak perusahaan lain yang mengikutinya.
Wirausaha berbeda dengan penemu (invetor)yaitu oramng yang menemukan sesuatru yang berguna bagi kehidupan manusia,misalnya Thomas Alph Edison menemukan listrik. Einstein menemukan atom, danlainnya. Mereka tidak dapat disebut wirausahawan jika penemuannya tersebut tidak ditraspormasikan oleh mereka sendiri ke dalam dunia usaha. Wirausahawan adalah yang memenfaatkan penemuan resebut ke dalam dunia usaha.
Wirausahawan dan Manajer
Wirausahawan berbeda dengan manajer. Meskipun demikian tugas dan perannya dapat saling melengkapi. Seorang wirausahawan yang membuka suatu perusahaan harus menggunakan keahlian manajerial(manajerial skill) untuk mengimplementasikan visinya. Dilain pihak seorang manajer harusbmenggunakan keahlian dari wirausahawan (entrepreneurial skill) untuk mengelola perubahan dan inovasi.
Menurut Kao (1989),secara umum posisi wirausaha adalah menempatkan dirinya terhadap resiko atas guncanga-guncangan dari perusahaan yang dibangunnya (venture). Wirausaha memilik risiko atas finansialnya sendiri atau finansial oranglain yang dipercayakan kepadanya daklam memulai suatu. Ia juga beresiko atas keteledoran dan kegagalan usahanya. Sebaliknya maneje lebih termotifasi oleh tujuan yang dibebankan dan konpensasi (gajih dan benefit lainnya) yang akan diterimanya. Seorang manajer tidak toleran terhadap sesuatu yang tidak pasti dan membingungkan dan kurang berorientasi terhadap resiko dibandingkan dengan wirausahawan. Manajer lebih memilih gaji dan posisi yang relatif aman dalam bekerja.
Wirausahawan lebih memiliki keahlian intuisi dalam mempertimbangkan suatu kemungkinan atau kelayakan dan perasaan dalam mengajukan sesuatu kepada orang lain. Dilain pihak, manajer memiliki keahlian yang rational danm orientasi yang terperici (rational and detailed- oriented skills).
Wirausahawan dilahirkan, dicetak, atau lingkungan
Perdebatan yang sangat kelasik adalah perdebatan mengenai apaka wirausahawan itu dilahirkan (is borned) yang menyebabkan sesorang mempunyai bakat lahiriyah untuk menjadi wirausahawan itu dibentuk atau dicetak (is mode). Sebagai pakar berpendapat bahwa wirausahawan itu dilahirkan sebagian pendapat mengatakan bahwa wirausahawan itu dapat dibentuk dengan berbagai contoh dan argumentasinya. Misalnya Mr. X tidak mengenyam pendidikan tinggi tetapi kini dia menjadi pengusaha besar nasional. Dilain pihak kini banyak pemimpin/pemilik perusahaan yang berpendidikan tinggi tetapi reputasinya belum melebihi Mr. X tersebut. Pendapat lain adalah wirausahawan itu dapat dibentuk melalui suatu pendidikan atau pelatihan kewirausahaan. Contohnya, setelah Perang Dunia ke -2 beberapa veteran perang di Amarika belajar berwirausaha melalui suatu pedidikan/ pelatihan singkat maupun pendidikan/pelatihan berjenjang. Samuel Whalton pendiri Walmart yang kini menjadi retailer terbesar dunia adalah vetran yang memuali usahanya pada usia 47 tahun. Ross Perot pendiri texas Instumen yang pernah mencalonkan presiden Ameika dari prtai independen juga seorang vetean yang berhasil dibentuk menjadi wirausahawan.
Pendapat yang sangat moderat adalah tidak mempertentangkan antara apakah wirausahwan itu dilahirkan, dibentuk atau karena lingkungan. Pendapt tersebut menyatakan bahwa untuk menjadi wirausahawan tidak cukup hanya karena bakat (dilahirkan) atau hanya karena dibentuk. Wirausahawan yang memiliki bakat ynags selanjutnya dibentuk melalui suatu pendidkan atau pelatihan, dan hidup di lingkungan yang berhubungan dengan dunia usaha.
Seseorang yang meskipun berbakat tetapi tidak dibentuk dalam suatu pendidikan/pelatihan tidaklah akan mudah untuk berwirausaha pada masa kini. Hal ini disebabkan dunia usaha pada era ini menghadapi permasalahan-permasalahan yang lebih kompleks dibandingkan dengan era sebelumnya. Sebaliknya orang yang bakatnya belum terlihat atau mungkin masih terpendam jika ia memiliki mint dengan motivasi yang kuat akan lebih mudah untuk dibentuk menjadi wirausahawan. Bagi yang ingin mempelajari kewirausahan janganlah berpedoman pada berbakat atau tidak. Yang penting memiliki minat dan motivasi yang kuat untuk belajar berwirausaha.
Manfaat Mempelajari Kewirausahaan
Mempelajari pengetahuan dan prak menjalankan kewirausahaan mempunyai beberapa manfaat. Manfaat tersebut akan memberikan kita pilihan karir untuk untuk berperan menjadi:
1. Wirausahawan (entrepreneurs)
2. Wiramanajer (intrapreneurs)
3. Wirakaryawan (innopreneurs)
4. Pendidik/ Pemikir
Wirausahawan adalah orang yang menjalankan usahanya sendiri.
Wiramanajer adalah orang ynag memiliki kemampuan sebagai wirausahawan tetapi tidak menjalankan usaha sendiri melainkan menjalankan usaha sendiri melainkan menjalankan usaha atau memimpin usaha orang lain
Wiramanajer adalah manajer yang meng- implementasikan ide-ide wirausahawan menjadi sesuatu yang menguntungkan bagi organisasi/perusahaan(Pinchot lll,1985).Tanri Abeng yang pernah menjadi manajer Bakri Group dan PT Multi Bintang adalah contoh seorang wiramanajer yang berhasil.
Wirakaryawan adalah para karyawan yang memiliki kemampuan sebagai wirausahawan tetapi karena sebab-sebab tertentu mereka memilih untuk bekerja disuatu perusahaan/organisasi. Mereka adalah karyawan dari segalalapisan manajemen ynag dapat meng-implementasikan ide-ide yang inovatif di dalam struktur perusahaan yang ada (Lynn dan Lynn,1992).
Ultramnajer adalah orang-orang yang memiliki kemampuan untuk membuka bidang usaha baru diberbagai tempat dnegan pendekatan yang inovatip.
Pendidik/ Pemikir. Belajar kewirausahaan dapat pula dimanfaatkan untuk menjadi pendidik atau pemikir dalam kewirausahaan. Mereka adalah orang-orang yang mempelajari kewirausahaan tetapi bukan bermaksud untuk menjadi pelaku yang berhubungan dengan kewirausahaan,melainkan untuk kepentingan pendidikan atau menganalisis sesuatu yang membutuhkan pengetahuan tentang kewirausahaan.
RANGKUMAN
Wirausaha merupakan pengambilan resiko untuk menjalankan sendiri dengan memanfaatkan peluang-peluang untuk menciptakan usaha baru atau dengan pendekatan yang inovatif sehingga usaha yang dikelola berkembang menjadi besar dan mandiri tidak bergantung kepada pemerintah atau pihak-pihak lain dalam menghadapi segala tantangan persaingan. Inti dari kewirausahaan adalah pengambilan resiko, menjalankan sendiri, memanfaatkan peluang-peluang menciptakan baru,pendekatan yang inovatif dan mandiri.
DAFTAR PUSTAKA
Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan Kementrian Pendidikan Non Formal dan Informal Kementrian Pendidikan Nasional 2010.
Yusuf , Nasrullah. (2006) Wirausaha dan Usaha Kecil, Jakarta; Modul PTKPNF Depdiknas.